Aku tinggalkan untuk kalian dua perkara. Kalian tidak akan sesat selama berpegangan dengannya, yaitu Kitabullah (Al Qur'an) dan sunnah Rasulullah Saw. (HR. Muslim)
Senin, 28 Mei 2012
Hewan
Hewan
1. Rasulullah Saw
melarang membunuh hewan dengan mengurungnya dan membiarkannya mati karena lapar
dan haus. (HR. Muslim)
2. Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis. (HR. Bukhari)
3. Nabi Saw melarang mengadu domba antara hewan-hewan ternak. (HR. Abu Dawud)
Penjelasan:
Mengadu kerbau, sapi, domba, kambing, ayam dan lain sebagainya.
4. Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah. (HR. Bukhari)
5. Seorang wanita pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (lalu diminumkan ke anjing itu). Dengan perbuatannya itu dosanya diampuni. (HR. Bukhari)
2. Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis. (HR. Bukhari)
3. Nabi Saw melarang mengadu domba antara hewan-hewan ternak. (HR. Abu Dawud)
Penjelasan:
Mengadu kerbau, sapi, domba, kambing, ayam dan lain sebagainya.
4. Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah. (HR. Bukhari)
5. Seorang wanita pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (lalu diminumkan ke anjing itu). Dengan perbuatannya itu dosanya diampuni. (HR. Bukhari)
Dukun dan Peramal
Dukun dan Peramal
1. Barangsiapa
mendatangi dukun peramal dan bertanya kepadanya tentang sesuatu (lalu
mempercayainya) maka shalatnya selama empat puluh malam tidak akan diterima.
(HR. Muslim)
Pengobatan dan Penyakit
Pengobatan dan Penyakit
1. Mereka bertanya,
"Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba
Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula
penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)". (HR.
Ashabussunnah)
Persoalan-Persoalan Pribadi
Persoalan-Persoalan Pribadi
1. Ambillah
kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu
sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk. (HR. Al
Hakim dan Al-Baihaqi)
Makanan dan Minuman
Makanan dan Minuman
1. Sesungguhnya
Allah baik dan tidak mengabulkan (menerima) kecuali yang baik-baik. Allah
menyuruh orang mukmin sebagaimana Dia menyuruh kepada para rasul, seperti
firmanNya dalam surat Al Mukminun ayat 52: "Hai rasul-rasul, makanlah dari
makanan-makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal yang shaleh." Allah juga
berfirman dalam surat Al Baqarah 172: "Hai orang-orang yang beriman makanlah di
antara rezeki yang baik-baik." Kemudian Rasulullah menyebut seorang
Kebersihan
Kebersihan
1. Sesungguhnya
Allah baik dan menyukai kebaikan, bersih dan menyukai kebersihan, murah hati dan
senang kepada kemurahan hati, dermawan dan senang kepada kedermawanan. Karena
itu bersihkanlah halaman rumahmu dan jangan meniru-niru orang-orang Yahudi. (HR.
Tirmidzi)
Penjelasan:
Penjelasan:
Perjalanan
Perjalanan
1. Perjalanan
adalah sebagian dari siksaan. (HR. Bukhari)
2. Apabila kamu tiga orang dalam perjalanan hendaklah menunjuk seorang menjadi pemimpin rombongan dan yang berhak menjadi pimpinan adalah orang yang paling pandai dalam bacaan Al Qur'an. (HR. Muslim)
2. Apabila kamu tiga orang dalam perjalanan hendaklah menunjuk seorang menjadi pemimpin rombongan dan yang berhak menjadi pimpinan adalah orang yang paling pandai dalam bacaan Al Qur'an. (HR. Muslim)
Ujian dan Cobaan
Ujian dan Cobaan
1. Besarnya pahala
sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila
menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya
manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR.
Tirmidzi)
Minggu, 27 Mei 2012
Pembicaraan dan Ucapan
Pembicaraan dan Ucapan
1. Barangsiapa
beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau
diam. (HR. Bukhari)
2. Siapa yang memberi jaminan kepadaku untuk memelihara di antara rahangnya (mulut) dan di antara kedua pahanya (kemaluan) niscaya aku menjamin baginya surga. (HR. Bukhari)
2. Siapa yang memberi jaminan kepadaku untuk memelihara di antara rahangnya (mulut) dan di antara kedua pahanya (kemaluan) niscaya aku menjamin baginya surga. (HR. Bukhari)
Perzinaan
Perzinaan
1. Apabila
perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah
menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al
Hakim)
2. Ada dua golongan dari penghuni neraka yang Aku tidak sampai
2. Ada dua golongan dari penghuni neraka yang Aku tidak sampai
Kesombongan
Kesombongan
1. Tiada masuk
surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan. (HR.
Muslim)
2. Barangsiapa memanjangkan pakaiannya (sehingga menyeret di tanah) karena kesombongannya maka Allah tidak akan memandangnya kelak pada hari kiamat. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Barangsiapa memanjangkan pakaiannya (sehingga menyeret di tanah) karena kesombongannya maka Allah tidak akan memandangnya kelak pada hari kiamat. (HR. Bukhari dan Muslim)
Cinta dan Benci
Cinta dan Benci
1. Barangsiapa
ingin dicintai Allah dan rasulNya hendaklah dia berbicara benar (jujur),
menepati amanat dan tidak mengganggu tetangganya. (HR. Al-Baihaqi)
2. Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia. (HR. Ad-Dailami)
2. Barangsiapa mengutamakan kecintaan Allah atas kecintaan manusia maka Allah akan melindunginya dari beban gangguan manusia. (HR. Ad-Dailami)
Hasud dan Ketajaman Mata
Hasud dan Ketajaman Mata
1. Waspadalah
terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala
sebagaimana api memakan kayu. (HR. Abu Dawud)
2. Apabila seorang melihat dirinya, harta miliknya atau saudaranya sesuatu yang menarik hatinya (dikaguminya) maka hendaklah dia mendoakannya dengan limpahan barokah. Sesungguhnya pengaruh ketajaman mata adalah hak. (HR. Abu Ya'la)
2. Apabila seorang melihat dirinya, harta miliknya atau saudaranya sesuatu yang menarik hatinya (dikaguminya) maka hendaklah dia mendoakannya dengan limpahan barokah. Sesungguhnya pengaruh ketajaman mata adalah hak. (HR. Abu Ya'la)
Riya dan Nifak
Riya dan Nifak
1. Riya
menyia-nyiakan amal sebagaimana syirik menyia-nyiakannya. (HR.
Ar-Rabii')
2. Yang paling aku takuti atas kamu sesudah aku tiada ialah orang munafik yang pandai bersilat lidah. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
2. Yang paling aku takuti atas kamu sesudah aku tiada ialah orang munafik yang pandai bersilat lidah. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)
Kezaliman
Kezaliman
1. Jauhilah
kezaliman, sesungguhnya kezaliman adalah kegelapan pada hari kiamat. Jauhilah
kekikiran, sesungguhnya kekikiran telah membinasakan (umat-umat) sebelum kamu,
mereka saling membunuh dan menghalalkan apa-apa yang diharamkan. (HR.
Bukhari)
2. Barangsiapa berjalan bersama seorang yang zalim unt
2. Barangsiapa berjalan bersama seorang yang zalim unt
Zuhud dan Tamak
Zuhud dan Tamak
1. Seorang sahabat
datang kepada Nabi Saw dan bertanya, "Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu
amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia."
Rasulullah Saw menjawab, "Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka
kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan
manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia." (HR. Ibnu Majah).
Keberanian dan Ketakutan
Keberanian dan Ketakutan
1. Rasa takut
(segan) terhadap manusia jangan sampai menghalangi kamu untuk menyatakan apa
yang sebenarnya jika memang benar kamu melihatnya, menyaksikan atau
mendengarnya. (HR. Ahmad)
2. Rasa takut (segan) kepada manusia jangan sampai mencegah seorang apabila rnengetahui suatu yang hak untuk menegakkannya. (HR. Ahmad)
3. Di antara wasiat-wasiat (pesan-pesan) Rasulullah Saw adalah: "Jangan takut berada di jalan Allah terhadap celaan orang yang suka mencela." Aku berkata, "Tambah lagi ya Rasulullah." Beliau melanjutkan pesannya: "Katakanlah apa yang hak meskipun akibatnya terasa pahit."( HR. Ibnu Hibban)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
2. Rasa takut (segan) kepada manusia jangan sampai mencegah seorang apabila rnengetahui suatu yang hak untuk menegakkannya. (HR. Ahmad)
3. Di antara wasiat-wasiat (pesan-pesan) Rasulullah Saw adalah: "Jangan takut berada di jalan Allah terhadap celaan orang yang suka mencela." Aku berkata, "Tambah lagi ya Rasulullah." Beliau melanjutkan pesannya: "Katakanlah apa yang hak meskipun akibatnya terasa pahit."( HR. Ibnu Hibban)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
Murah Hati - Boros - Kikir
Murah Hati - Boros - Kikir
1. Tangan yang di
atas (pemberi) lebih baik daripada tangan yang di bawah (penerima). (HR.
Bukhari)
2. Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)
2. Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)
Benar dan Dusta
Benar dan Dusta
1. Hendaklah kamu
selalu benar. Sesungguhnya kebenaran membawa kepada kebajikan dan kebajikan
membawa ke surga. Selama seorang benar dan selalu memilih kebenaran dia tercatat
di sisi Allah seorang yang benar (jujur). Hati-hatilah terhadap dusta.
Sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan dan kejahatan membawa kepada neraka.
Selama seorang dusta dan selalu memilih dusta dia tercatat di sisi Allah sebagai
seorang pendusta (pembohong). (HR. Bukhari)
Tolong-Menolong
Tolong-Menolong
1. Seorang mukmin
terhadap mukmin lainnya seumpama bangunan saling mengokohkan satu dengan yang
lain. (Kemudian Rasulullah Saw merapatkan jari-jari tangan beliau).
(Mutafaq'alaih)
2. Kaum muslimin ibarat satu tangan terhadap orang-orang yang di luar mereka. (HR. Asysyihaab)
2. Kaum muslimin ibarat satu tangan terhadap orang-orang yang di luar mereka. (HR. Asysyihaab)
Adab
Adab
1.
Robbku mengajarkan
sebaik-baik adab kepadaku. [hadits ini tidak dituliskan
siapa yang meriwayatkannya, karena itu saya sertakan teks
arabnya]
2. Sesungguhnya seorang mukmin mengambil (melaksanakan) adab dari Allah. Kalau Allah meluaskan adab baginya maka akan luas adabnya dan menyempitkannya (menahan dan tidak memberinya adab) maka sempitlah adabnya. (HR. Al Hakim)
2. Sesungguhnya seorang mukmin mengambil (melaksanakan) adab dari Allah. Kalau Allah meluaskan adab baginya maka akan luas adabnya dan menyempitkannya (menahan dan tidak memberinya adab) maka sempitlah adabnya. (HR. Al Hakim)
Akhlak yang Buruk
Akhlak yang Buruk
1. Berhati-hatilah
terhadap buruk sangka. Sesungguhnya buruk sangka adalah ucapan yang paling
bodoh. (HR. Bukhari)
2. Makar, tipu muslihat dan pengkhianatan rnenyeret pelakunya ke neraka. (HR. Abu Dawud)
2. Makar, tipu muslihat dan pengkhianatan rnenyeret pelakunya ke neraka. (HR. Abu Dawud)
Akhlak
Akhlak
1. Paling dekat
dengan aku kedudukannya pada had kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya
dan sebaik-baik kamu ialah yang paling baik terhadap keluarganya. (HR.
Ar-Ridha)
2. Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan (pada hari kiamat) dari akhlak yang baik. (HR. Abu Dawud)
2. Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan (pada hari kiamat) dari akhlak yang baik. (HR. Abu Dawud)
Anak Yatim
Anak Yatim
1. Aku dan pengasuh
anak yatim (kelak) di surga seperti dua jari ini. (HR.
Bukhari)
Penjelasan:
(Rasulullah Saw. menunjuk jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya).
2. Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim yang diperlakukan (diasuh) dengan baik, dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim tapi anak itu diperlakukan dengan buruk. (HR. Ibnu Majah)
Penjelasan:
(Rasulullah Saw. menunjuk jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya).
2. Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim yang diperlakukan (diasuh) dengan baik, dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim tapi anak itu diperlakukan dengan buruk. (HR. Ibnu Majah)
Pembantu Rumah Tangga dan Para Budak
Pembantu Rumah Tangga dan Para Budak
1. Abu Sa'id Al
Badri berkata, "Aku sedang menyambuk budakku yang muda, lalu aku mendengar suara
orang menyeru dari belakangku. Orang itu berkata, "Ketahuilah hai Aba Mas'ud."
Sungguh aku tidak tahu suara siapakah itu karena ketika itu aku sedang berang
(marah). Ketika orang itu mendekatiku tahulah aku ternyata yang datang adalah
Rasulullah Saw.
Ayah - Ibu - Anak - Keluarga
Ayah - Ibu - Anak - Keluarga
1. Keridhaan Allah
tergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan murka Allah pun terletak pada
murka kedua orang tua. (HR. Al Hakim)
2. Seorang datang kepada Nabi Saw. Dia mengemukakan hasratnya untuk ikut berjihad. Nabi Saw bertanya kepadanya, "Apakah kamu masih mempunyai kedua orangg tua?" Orang itu menjawab, "Masih." Lalu Nabi Saw bersabda, "Untuk kepentingan mereka lah kamu berjihad." (Mutafaq'alaih)
2. Seorang datang kepada Nabi Saw. Dia mengemukakan hasratnya untuk ikut berjihad. Nabi Saw bertanya kepadanya, "Apakah kamu masih mempunyai kedua orangg tua?" Orang itu menjawab, "Masih." Lalu Nabi Saw bersabda, "Untuk kepentingan mereka lah kamu berjihad." (Mutafaq'alaih)
Wanita
Wanita
1. Wanita adalah
belahan separo (yang sama) dengan pria. (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
2. Jihadnya kaum wanita ialah haji dan umroh. (HR. Ahmad)
2. Jihadnya kaum wanita ialah haji dan umroh. (HR. Ahmad)
Pergaulan
Pergaulan
1. Apabila seorang
datang langsung berbicara sebelum memberi salam maka janganlah dijawab. (HR.
Ad-Dainuri dan Tirmidzi)
2. Lakukanlah ziarah dengan jarang-jarang agar lebih menambah kemesraan. (HR. Ibnu Hibban)
2. Lakukanlah ziarah dengan jarang-jarang agar lebih menambah kemesraan. (HR. Ibnu Hibban)
Halal dan Haram
Halal dan Haram
1. Yang halal itu
jelas dan yang haram itu jelas, dan di antara keduanya terdapat hal-hal
musyabbihat (syubhat / samar, tidak jelas halal-haramnya), yang tidak diketahui
oleh kebanyakan manusia. Barangsiapa yang menjaga hal-hal musyabbihat, maka ia
telah membersihkan kehormatan dan agamanya. Dan, barangsiapa yang terjerumus
dalam syubhat,
Ilmu Pengetahuan dan Kebodohan
Ilmu Pengetahuan dan Kebodohan
1. Tuntutlah ilmu,
sesungguhnya menuntut ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, dan
mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh.
Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya, dalam kedudukan terhormat
dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan
di akhirat. (HR. Ar-Rabii')
Jaman
Jaman
1. Sebaik-baik
umatku adalah pada abadku ini, kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya.
Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak
bisa dipercaya kesaksiannya. Mereka berkhianat dan tidak dapat diamanati. Mereka
bernazar (berjanji) tetapi tidak menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. (HR.
Tirmidzi)
Dunia dan Segala Isinya
Dunia dan Segala Isinya
1. Barangsiapa pada
pagi hari aman dalam kelompoknya, sehat tubuhnya, memiliki pangan untuk
seharinya, maka dia seolah-olah memperoleh dunia dengan segala isinya. (HR.
Tirmidzi)
2. Perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya. (HR. Muslim dan Ibnu Majah)
2. Perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang yang mencelupkan jari tangannya ke dalam laut lalu diangkatnya dan dilihatnya apa yang diperolehnya. (HR. Muslim dan Ibnu Majah)
Muamalah (Hubungan Kemasyarakatan)
Muamalah (Hubungan Kemasyarakatan)
1. Biarlah manusia
saling memberi rezeki kepada yang lainnya. (HR. Al-Baihaqi)
2. Apabila Allah menginginkan kemajuan dan kesejahteraan kepada suatu kaum maka Allah memberi mereka karunia kemudahan dalam jual-beli dan kehormatan diri. Namun bila Allah menginginkan bagi suatu kaum kemacetan dan kegagalan maka Allah membuka bagi mereka pintu pengkhianatan. (HR. Ath-Thabrani)
2. Apabila Allah menginginkan kemajuan dan kesejahteraan kepada suatu kaum maka Allah memberi mereka karunia kemudahan dalam jual-beli dan kehormatan diri. Namun bila Allah menginginkan bagi suatu kaum kemacetan dan kegagalan maka Allah membuka bagi mereka pintu pengkhianatan. (HR. Ath-Thabrani)
Menunaikan Amanat
Menunaikan Amanat
1. Tunaikanlah
amanat terhadap orang yang mengamanatimu dan janganlah berkhianat terhadap orang
yang mengkhianatimu. (HR. Ahmad dan Abu Dawud)
2. Tiada beriman orang yang tidak memegang amanat dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janji. (HR. Ad-Dailami)
2. Tiada beriman orang yang tidak memegang amanat dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janji. (HR. Ad-Dailami)
Kemiskinan
Kemiskinan
1. Aku menjenguk ke
surga dan aku melihat kebanyakan penghuninya orang-orang fakir (miskin). Lalu
aku menjenguk ke neraka dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum
wanita. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Orang-orang fakir-miskin akan memasuki surga lima ratus tahun[1] sebelum orang-orang kaya memasukinya. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)
2. Orang-orang fakir-miskin akan memasuki surga lima ratus tahun[1] sebelum orang-orang kaya memasukinya. (HR. Tirmidzi dan Ahmad)
Harta dan Kekayaan
Harta dan Kekayaan
1. Yang dinamakan
kekayaan bukanlah banyaknya harta-benda tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah
kekayaan jiwa (hati). (HR. Abu Ya'la)
2. Setiap orang lebih berhak atas harta miliknya daripada ayahnya atau anaknya dan segenap manusia. (HR. Al-Baihaqi)
2. Setiap orang lebih berhak atas harta miliknya daripada ayahnya atau anaknya dan segenap manusia. (HR. Al-Baihaqi)
Mata Pencaharian dan Hasil Kerja
Mata Pencaharian dan Hasil Kerja
1. Mencari rezeki
yang halal adalah wajib sesudah menunaikan yang fardhu (seperti shalat, puasa,
dll). (HR. Ath-Thabrani dan Al-Baihaqi)
2. Sesungguhnya
Ruhul Qudus (malaikat Jibril) membisikkan dalam benakku bahwa jiwa tidak akan
wafat sebelum lengkap dan sempurna rezekinya. Karena itu hendaklah kamu bertakwa
kepada Allah dan memperbaiki mata pencaharianmu. Apabila datangnya rezeki itu
terlambat,
Jihad dan Perang
Jihad dan Perang
1. Aku menginginkan
berperang di jalan Allah, lalu aku terbunuh, dihidupkan lagi dan mati lagi, lalu
dihidupkan lagi. (HR. Bukhari)
2. Kedua kaki
hambaKu yang dilibat debu dalam perang fisabilillah tidak akan tersentuh api
neraka. (HR. Bukhari)
Hakim dan Kehakiman
Hakim dan Kehakiman
1. Hakim terdiri
dari tiga golongan. Dua golongan hakim masuk neraka dan segolongan hakim lagi
masuk surga. Yang masuk surga ialah yang mengetahui kebenaran hukum dan
mengadili dengan hukum tersebut. Bila seorang hakim mengetahui yang haq tapi
tidak mengadili dengan hukum tersebut,
Kepemimpinan, Keadilan dan Politik
Kepemimpinan, Keadilan dan Politik
1. Pemimpin suatu
kaum adalah pengabdi (pelayan) mereka. (HR. Abu Na'im)
2. Tidak akan
sukses suatu kaum yang mengangkat seorang wanita sebagai pemimpin. (HR.
Bukhari)
3. Barangsiapa
menghina penguasa Allah di muka bumi maka Allah akan menghinanya. (HR.
Tirmidzi)
Fitnah
Fitnah
1. Umatku ini dirahmati Allah dan tidak akan disiksa di akhirat, tetapi siksaan terhadap mereka di dunia berupa fitnah-fitnah, gempa bumi, peperangan dan musibah-musibah. (HR. Abu Dawud)
2. Fitnah itu
sedang tidur (reda) dan laknat Allah terhadap orang yang membangkitkannya. (HR.
Ar-Rafii).
Bahaya Bersumpah
Bahaya Bersumpah
1. Jangan bersumpah
kecuali dengan nama Allah. Barangsiapa bersumpah dengan nama Allah, dia harus
jujur (benar). Barangsiapa disumpah dengan nama Allah ia harus rela (setuju).
Kalau tidak rela (tidak setuju) niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah. (HR.
Ibnu Majah dan Aththusi)
Kenikmatan
Kenikmatan
1. Ada dua
kenikmatan yang membuat banyak orang terpedaya yakni nikmat sehat dan waktu
senggang (Artinya, saat-saat sehat dan waktu senggang / luang orang sering
menggunakannya untuk melakukan perbuatan yang sia-sia dan terlarang). (HR.
Bukhari)
Rahmat Allah
Rahmat Allah
1. Orang yang belas
kasihan akan dikasihi Arrahman (Yang Maha Pengasih), karena itu kasih sayangilah
yang di muka bumi, niscaya kamu dikasih-sayangi mereka yang di langit. (HR.
Bukhari)
2. Allah Azza
wajalla berfirman (hadits Qudsi): "RahmatKu mendahului murkaKu." (HR.
Muslim)
Yang Berhak Mendapat Syafa'at
Yang Berhak Mendapat Syafa'at
1. Sesungguhnya
syafa'atku diperuntukkan bagi umatku yang sama sekali tidak berbuat syirik
kepada Allah. (HR. Ahmad)
2. Syafa'atku
adalah bagi pelaku-pelaku dosa-dosa besar (kabair) dari kalangan umatku. (HR.
Tirmidzi)
Perihal Mesjid
Perihal Mesjid
1. Semua lahan
adalah mesjid, kecuali kuburan dan tempat pemandian. (HR. Ahmad)
2. Rasulullah Saw
menyuruh kita membangun masjid-masjid di daerah-daerah dan agar masjid-masjid
itu dipelihara kebersihan dan keharumannya. (HR. Abu Dawud dan
Tirmidzi)
Taubat dan Istighfar
Taubat dan Istighfar
1. Penyesalan
adalah suatu taubat. (HR. Abu Dawud dan Al Hakim)
2. Iblis berkata
kepada Robbnya, "Dengan keagungan dan kebesaranMu, aku tidak akan berhenti
menyesatkan bani Adam selama mereka masih bernyawa." Lalu Allah berfirman:
"Dengan keagungan dan kebesaranKu, Aku tidak akan berhenti mengampuni mereka
selama mereka beristighfar". (HR. Ahmad)
Keutamaan Takwa
Keutamaan Takwa
1. Barangsiapa
mengucapkan "Laa ilaaha illallah" dengan ikhlas, masuk surga. Para sahabat
bertanya, "Apa keikhlasannya, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Memagarinya
(melindunginya) dari segala apa yang diharamkan Allah." (HR.
Ath-Thabrani)
Keutamaan Ta'at Kepada Allah
Keutamaan Ta'at Kepada Allah
1. Kebahagiaan yang
paling bahagia ialah panjang umur dalam ketaatan kepada Allah. (HR. Ad-Dailami
dan Al Qodho'i)
2. Di antara wahyu
Allah kepada nabi Dawud As : "Tiada seorang hamba yang taat kepada-Ku melainkan
Aku memberinya sebelum dia minta, dan mengabulkan permohonannya sebelum dia
berdoa, dan mengampuni dosanya sebelum dia mohon pengampunan (istighfar)." (HR.
Ad-Dailami)
Keutamaan Ikhlas
Keutamaan Ikhlas
1. Barangsiapa
memberi karena Allah, menolak karena Allah, mencintai karena Allah, membenci
karena Allah, dan menikah karena Allah, maka sempurnalah imannya. (HR. Abu
Dawud)
2. Sesungguhnya
Allah Ta'ala tidak memandang postur tubuhmu dan tidak pula pada kedudukan maupun
harta kekayaanmu, tetapi Allah memandang pada hatimu. Barangsiapa memiliki hati
yang shaleh maka Allah menyukainya. Bani Adam yang paling dicintai Allah ialah
yang paling bertakwa. (HR. Ath-Thabrani dan Muslim)
Akibat Berbuat Maksiat
Akibat Berbuat Maksiat
1. Janganlah
memandang kecil kesalahan (dosa) tetapi pandanglah kepada siapa yang kamu
durhakai. (HR. Aththusi)
2. Perbuatan dosa mengakibatkan sial terhadap orang yang bukan pelakunya. Kalau dia mencelanya maka bisa terkena ujian (cobaan). Kalau menggunjingnya dia berdosa dan kalau dia menyetujuinya maka seolah-olah dia ikut melakukannya. (HR. Ad-Dailami)
Syukur dan Tahmid
Syukur dan Tahmid
1. Apabila imam
(shalat) mengucapkan
"Sami 'allaahuliman
hamidah" (Allah mendengar siapa yang memuji-Nya), maka ucapkanlah
"Allaahumma Robbanaa lakal hamdu" (Ya Allah Tuhan
kami, bagimu segala puji). Sesungguhnya kalau ucapannya bersamaan dengan ucapan
malaikat maka akan terampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (Mutafaq'alaih)
Amal Perbuatan
Amal Perbuatan
1. Allah tidak
menerima iman tanpa amal perbuatan dan tidak pula menerima amal perbuatan tanpa
iman. (HR. Ath-Thabrani)
2. Sesungguhnya
jika Allah Ta'ala menghendaki kebaikan bagi seorang hamba maka dia
dikaryakannya. Para sahabat lalu bertanya tentang sabda Nabi Saw tersebut,
Perintah Beramar Ma'ruf Nahi Mungkar
Perintah Beramar Ma'ruf Nahi Mungkar
1. Hendaklah kamu
beramar ma'ruf (menyuruh berbuat baik) dan bernahi mungkar (melarang berbuat
jahat). Kalau tidak, maka Allah akan menguasakan atasmu orang-orang yang paling
jahat di antara kamu, kemudian orang-orang yang baik-baik di antara kamu berdo'a
dan tidak dikabulkan (do'a mereka). (HR. Abu Zar)
Kebaikan dan Kebajikan
Kebaikan dan Kebajikan
1. Barangsiapa
melapangkan kesusahan (kesempitan) untuk seorang mukmin di dunia maka Allah akan
melapangkan baginya kesusahan dari kesusahan-kesusahan pada hari kiamat dan
barangsiapa memudahkan kesukaran seseorang maka Allah akan memudahkan baginya di
dunia dan akhirat. Barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim maka Allah akan
menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah selalu menolong hamba yang suka
menolong kawannya.
Langganan:
Komentar (Atom)